Rabu, 15 Mei 2019

Tugas 10


PENGELOLAAN KELAS

A.    Hakikat pengelolaan kelas
Pengelolaan kelas dapat didefenisikan beragam tergantung dari sudut pandang yang dipakai. Pengelolaan kelas merupakan kegiatan guru untuk mengontrol tingkah laku siswa.
Tugas guru adalah menciptakan dan memelihara aturan di dalam kelas melalui penerapan disiplin. Guru menganut pendekatan otoriter akan menghukum setiap siswa yang melanggar disiplin kelas.
Sedangkan pendekatan permisif menyatakan pengelolaan kelas adalah kegiatan guru dalam memaksimalkan kebabasan siswa. Peran guru adalah membantu siswa merasakan kebebasan untuk melakukan apa yang mereka inginkan kapan pun mereka mau.

Pengelolaan kelas adalah serangkaian tindakan guru yang ditujukan untuk mendorong munculnya tingkah laku siswa yang diharapkan dan menghilangkan tingkah laku siswa yang tidak diharapkan, menciptakan hubungan interpersonal yang lebih baikdan iklim sosio-emosional yang positif, serta memelihara organisasi kelas yang produktif dan efektif.

Perbedaan pengelolaan kelas dari pembelajaran yaitu pembelajaran adalah segala kegiatan yang dilakukan guru untuk memudahkan siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan sedangkan pengelolaan kelas adalah segala kegiatan guru yang dilakukan untuk menciptakan dan memelihara kondisi kelas yang memungkinkan terjadinya proses pembelajaran yang efektif.

Pentingnya pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran yaitu bertujuan untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran dan pengelolaan kelas adalah serangkaian kegiatan ditujukan untuk menciptakan kondisi kelas yang memungkinkan berlangsungnya proses pembelajaran.

B.     Penataan lingkungan kelas
1.      Penataan lingkungan fisik kelas
Pengelolaan kelas yang efektif bermula dari penataan ruangan kelas dan isinya. Lingkungan fisik kelas harus ditata atau di atur untuk mendukung aktifitas belajar yang dikembangkan guru secara individual. Meskipun barang-barang yang ada di kelas kurang memadai keadaannya, melalui penataan ruangan kelas yang efektif, barang-barang tersebut menjadi bermanfaat.

Lingkungan fisik kelas yang baik adalah ruangan kelas yang menarik, efektif serta mendukung siswa dan guru dalam proses pembelajaran.

Dalam menata kelas ada yang harus guru pertimbangkan :
1)     Keleluasaan pandangan
2)     Mudah dicapai
3)     Keluwesan
4)     Kenyamanan
5)     Keindahan

2.      Penataan lingkungan psiko-sosial kelas
Iklim psiko-sosial kelas berpengaruh terhadap hasil belajar, konsep diri, rasa harga diri, dan sikap siswa terhadap sekolah.
Iklim psiko-sosial kelas berkenaan dengan hubungan sosial-pribadi antara guru dan siswa serta antar siswa.

Karakteristik yang harus dimiliki guru demi terciptanya iklim psiko-sosial kelas yang efektif bagi kelangsungan proses pembelajran:
1)     Disukai oleh siswanya
Apabila siswa telah disukai gurunya maka siswa tersebut akan selalu berusaha untuk mengikuti atau menuruti apa yang diharapkan gurunya.

2)     Memiliki perspepsi yang realistik tentang dirinya dan siswanya
Apabila guru mempunyai pandangan yang realistik terhadap kemampuan siswa dan dirinya, guru akan mengembangkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan menantang siswa untuk belajar.

3)     Akrab dengan siswa dalam batas hubungan guru-siswa
Guru yang memiliki hubungan yang baik dengan siswanya, maka guru akan lebih banyak mengenal dan memahami sifat siswanya.

4)     Bersikap positif terhadap oertanyaan atau respons siswa
Sikap positif guru terdapat pertanyaan siswa akan muncul apabila guru memang menguasai materi yang sedang dibahas. Oleh karena itu, guru harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran

5)     Sabar, teguh, dan tegas
Guru harus memiliki sifat sabar apa bila menghadapi siswa yang memang cukup lambat dalam menangkap atau memahami sesuatu. Guru harus memiliki sifat teguh dan tegas dalam memegang aturan.

Daftar Rujukan
Anitah, Sri. 2014. Strategi Pembelajaran Di Sd. Tanggerang: Universitas Terbuka


Tidak ada komentar:

Posting Komentar