Rabu, 15 Mei 2019

Tugas 9



KEGIATAN REMEDIAL DAN KEGIATAN PENGAYAAN

A.    Kegiatan Remedial
Remedial merupakan sebuah kegiatan yang dilaksanakan untuk memperbaiki keterampilan yang kurang baik dalam suatu bidang tertentu.
Kegiatan remedial juga diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk memperbaiki pembelajaran yang kurang berhasil.
Remedial ditujukan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran atau siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai materi pembelajaran.
           
            Kegiatan remedial memiliki fungsi sebagai berikut :
1)      Fungsi Korektif
Kegiatan remedial memiliki fungsi korektif dalam kegiatan pembelajaran karena kegiatan remedial guru memperbaiki cara mengajarnya dan siswa memperbaiki cara belajarnya. Melalui kegiatan remedial siswa dituntut untuk memperbaiki sikap dan cara belajar sesuai dengan kelemahan dan kelebihan yang dimiliknya.

2)      Fungsi Pemahaman
Kegiatan remedial memiliki fungsi pemahaman karena kehiatan remedial merupakan proses pemahaman baik pada diri guru maupun diri siswa, sebelum guru melakukan remedial, guru akan terlebih dahulu memahami kelebihan dan kekurangan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukannya. Sebelum guru menentukan jenis kegiatan remedial maka terlebih dahulu guru mengevaluasi pembelajaann yang telah dilaksanakan.

3)      Fungsi Penyesuaian
Kegiatan remedial memiliki fungsi penyesuaian karena kegiatan remedial disesuaikan dengan kesulitan dan karakteristik individu siswa yang mengalami kesulitan belajar. Semua aspek kegiatan remedial disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik individu, proses pembelajaran tidak lagi merupakan beban bagi siswa. 

4)      Fungsi Pengayan
Kegiatan remedial memiliki fungsi pengayaan karena melalui kegiatan remedial guru memanfaatkan sumber belajar, metode mengajar atau alat bantu pembelajaran yang lebih bervariasi dari yang diterapkan guru dalam pembelajaran biasa.

5)      Fungsi Akselerasi
Kegiatan remedial memiliki fungsi akselerasi karena melalui kegiatan remedial guru dapat mempercepat penguasaan siswa terhadap materi pebelajaran. Tanpa kegiatan remedial siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran.

6)      Fungsi Terapeutik
Kegiatan remedial memiliki fungsi terapeutik karena melalui kegiatan remedial guru dapat membantu mengatasi kesulitan siswa berkaitan dengan aspek sosial-pribadi. Dengan membantu siswa mencapai prestasi belajar yang lebih baik melalui remedial berarti guru telah membantu siswa meningkatkan rasa percaya dirinya.

Ada tiga pendekatan dalam kegiatan remedial yaitu :
1)      Pendekatan Yang Bersifat Preventif
Kegiatan remedial dipandang sebagai prevektif apabila kegiatan remedial dilaksanakan untuk membantu siswa yang diduga akan mengalami kesulitan dalam menguasai kompetisi yang telah diterapkan.

2)      Pendekatan Yang Bersifat Kuratif
Kegiatan remedil bersifat kuratis apabila pelakaksanaan kegiatan remedial ditunjukan untuk membantu mengatasi kesulitan setelah siswa mengikuti pembelajaran biasa. Kegiatan bersifat kuratis karena guru ingin membantu siswa mengasai kompetensi yang ditetapkan yang belum dicapai.

3)      Pendekatan Yang Bersifat Pengembangan
Kegiatan remedial dipandang bersifat pengembangan apabila kegiatan remdial dilaksanakan selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran biasa.

Jenis-jenis kegiatan remedial
1.      Mengajarkan kembali
Guru mengajarkan kembali menjelaskan materi yang belum dipahami atau dikuasai siswa.
Apabila siswa kurang memahami konsep maka guru sebaiknya memberikan lebih banyak contoh.
2.      Menggunkan alat peraga
Memudahkan siswa memahami konsep yang belum dikuasainya, guru sebaiknya menggunakan berbagai alat peraga dan memberi kesempatan kepada siswa untuk menggunakan alat peraga tersebut.

3.      Kegiatan kelompok
Diskusi ataupun kerja kelompok dapat digunakan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai kompetensi yang dituntut.

4.      Tutorial
Dalam kegiatan ini guru memberikan bantuan siswa lain yang lebih pandai untuk membantu siswa yang menghadapi kesulitan dalam menguasai kompetensi yang telah ditetapkan atau guru dapat meminta siswa dari kelas yang lebih tinggi untuk membantu adik kelasnya.

5.      Sumber belajar yang relevan
Guru dapat meminta siswa untuk membaca buku referensi lain yang membahas materi yang belum dipahami.

Prinsip pemilihan kegiatan
1.     Memanfaatkan latihan khusus, terutama bagi siswa yang mempunyai daya tangkap lemah.
2.     Menekankan pada segi kekuatan yang dimiliki siswa.
3.     Memanfaatkan penggunaan media yang multi-sensori.
4.     Memanfaatkan permainan sebagai belajar.

Prosedur pelaksanaan kegiatan remedial
1.     Analisis hasil diagnosis
Diagnosis kesulitan belajar adalah suatu proses pemerikasaan terhadap siswa yang diduga mengalami kesulitan dalam belajar.

2.     Menemukan penyebab kesulitan
Guru harus mengerti penyebab mengapa siswa mengalami kesulitan dalam mencapai kompetensi yang diharapkan atau menguasai materi pelajaran.

3.     Menyusun rencana kegiatan remedial
·        Merumuskan kompetensi atau tujuan pembelajaran
·        Menetukan materi pelajaran sesuai dengan kompetensi atau tujuan yang telah dirumuskan
·        Memilih dan merancang kegiatan remedial sesuai dengan masalah dan factor penyebab kesulitan serta karakteristik siswa
·        Merencanakan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan remedial
·        Menentukan jenis prosedur, alat penilaian untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa

4.     Melaksanakan kegiatan remedial
Semakin cepat siswa dibantu mengatasi kesulitan yang dihadapnya semakin besar kemungkinan siswa tersebut berhasil dalam belajarnya

5.     Menilai kegiatan remedial
Untuk mengetahui berhasil tindaknya kegiatan remedial yang telah dilaksanakan maka guru harus melaksanakan penilaian

B.     Kegiatan Pengayaan
Kegiatan pengayaan adalah kegiatan yang diberikan kepada siswa kelompok lain cepat dalam memanfaatkan kelebihan waktu yang dimilikinya sehingga mereka memiliki pengetahuan yang lebih kaya dan keterampilanyang lebih baik.
Sementara siswa lain harus mengerjakan tugas belajarnya, siswa yang telah menyelesaikan tugas mendapat kegiatan pengayaan untuk meningkatkan wawasannya sehingga potensi yang dimilikinya berkembang secara optimal.

Jenis kegiatan pengayaan
1.      Tutor sebaya
Siswa harus mampu memberikan penjelasan yang dapat dimengerti oleh temanny, mampu memandang suatu konsep atau ide dari berbagai sudut pandangan, mampu memikirkan contoh yang dapat digunakan untuk menjelaskan konsep yang sedang dibahas serta mampu menganalisis berbagai komponen

2.      Mengembangkan latihan
Disamping memberikan tutorial pada temannya, siswa kelompok cepat dapat diminta untuk mengembangkan latihan praktis yang dapat dilaksanakan oleh teman temannya yang lambat sehingga mereka akan lebih mudah memahami materi pembelajaran

3.      Mengembangkan media dan sumber pelajaran
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghasilkan suata karya yang berkaitan dengan materi yang dipelajari merupakan sesuatu yang menarik bagi siswa kelompok cepat

4.      Melakukan proyek
Kegiatan penyelenggaraan yang lebih menyenangkan bagi siswa kelompok cepat adalah mendapat kesempatan untuk terlibat dalam suatu proyek khusus atau mempersiapkan satu laporan khusus.

5.      Memberikan permainan, masalah atau kompetisi antar siswa
Guru dapat memberikan tugas kepada siswa untuk memecahkan masalah atau permainan yang diberikan.

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam melaksanakan kegiatan pengayaan

1.     Faktor siswa
Guru harus memperhatikan karakteristik siswa, baik yang berkenaan dengan factor psikologi lainnya.

Faktor yang harus diperhatikan guru dalam kegiatan pengayaan :
·        Kegiatan diluar kelas lebih disukai siswa daripada kegiatan di dalam kelas
·        Kegiatan yang menuntut siswa yang melakukan aktivitas lebih disukai siswa daripada kegiatan yang hanya dilakukan di belakang meja
·        Kegiatan menemukan sesuatu yang baru lebih merangsang minat siswa daripada kegiatan yang sifatnya penjelasan
·        Kegiatan yang cepat menunjukan hasil lebih disukai siswa daripada kegiatan yang menuntut waktu yang cukup lama

2.     Faktor manfaat edukatif
Melalui kegiatan pengayaan ini diharapkan pengetahuan atau keterampilan bahkan nilai/sikap yang dimiliki siswa akan semakin meningkat.

3.     Faktor waktu
Melalui kegiatan pengayaan ini diharapkan pengetahuan atau keterampilan bahkan nilai/sikap yang dimiliki siswa akan semakin meningkat

Daftar Rujukan

Anitah, Sri. 2014. Strategi Pembelajaran Di Sd. Tanggerang: Universitas Terbuka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar